Genre Rock Alternatif Secara Teori Hingga Perkembangannya

Genre rock alternatif adalah aliran musik rock yang keluar pada tahun 1980-an dan jadi benar-benar tenar pada tahun 1990. Nama “alternatif” ditemukan pada tahun 1980 untuk mendefinisikan band-band punk rock yang tidak sesuai dengan aliran punk rock pada masanya. Sebagai type musik yang spesifik, rock alternatif mempunyai sub-aliran yang bervariasi, dari musik indie yang bermulai pada tahun 1980 dan jadi tenar pada tahun 1990 layaknya indie rock, grunge, gothic rock, dan college rock. Aliran-aliran selanjutnya terkonsolidasi dengan ciri khasnya masing-masing.

Walaupun aliran alternatif termasuk sebagai aliran rock, tapi sebagian sub-alirannya terpengaruh oleh musik rakyat, reggae, musik elektronik, dan jazz. Dalam periode tertentu, arti rock alternatif digunakan untuk menyebut musik rock dari band underground pada tahun 1980-an bersamaan dengan munculnya perjudian yang kini menjadi sbobet88. Punk rock (termasuk punk itu sendiri) dan untuk musik rock itu sendiri pada tahun 1990-an dan 2000-an .

Rock Alternatif Lebih Mudah Untuk Dinikmati Daripada Genre Rock Lainnya

Sebelum dikenal sebagai rock alternatif, aliran ini mempunyai banyak variasi nama yang umum digunakan. Pada tahun 1980-an di Amerika Serikat, arti yang umum digunakan adalah college rock (Rock Universitas). Istilah ini digunakan karena banyak mahasiswa yang menyukai aliran musik type ini pada zamannya. Di Inggris, arti yang biasa digunakan adalah indie. Walaupun begitu, pada tahun 1985, arti indie digunakan untuk menyebut sub-aliran dari alternatif, bukan sekadar penggantian istilah situs judi bola resmi dan terpercaya.

Istilah “alternative rock” atau “rock alternatif” ditemukan pada tahun 1990. Walau begitu, arti “alternatif” sempat keluar pada pertengahan 1980-an, sebuah arti untuk “musik baru” dan “pasca modern”. Penggunaan asli arti ini sebenarnya lebih luas daripada yang kebanyakan dimengerti, yakni dengan meliputi punk rock, new wave/post-punk, dan lebih-lebih musik pop, termasuk indie. Tahun 1991, disaat menambahkan kategori musik alternatif di Penghargaan Grammy dan Penghargaan musik video MTV.

Akhirnya arti “alternatif” jadi tenar dan digunakan secara luas, bersamaan dengan suksesnya Lollapalooza. Saat ini ada banyak sekali penyanyi maupun band yang menganut genre alternative rock ini loh. Seperti Nirvana, Green Day, Kurt Cobain, Avril Lavigne. Untuk band rock spesifik genre alternative di Indonesia sendiri lumayan susah ditemukan, lebih-lebih semenjak Band Slank memasuki industri musik Indonesia pasti saja memicu genre pecahan rock susah disukai masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *